Description
Cerita ini mengisahkan tentang Raka dan Sari, anak-anak di Pelabuhan Banten tahun 1596, yang menyaksikan kedatangan kapal-kapal bangsa Belanda untuk berdagang rempah-rempah. Di bawah bimbingan para orang tua dan tetua kampung, mereka belajar bahwa kedatangan bangsa asing membawa tantangan tersendiri terhadap kebebasan perdagangan dan kesejahteraan rakyat. Bersama anak-anak kampung lainnya, Raka dan Sari membentuk kelompok “Sahabat Banten” untuk rajin belajar, memahami peta, perdagangan, serta pentingnya menjaga persatuan. Ketika ketegangan terjadi akibat keserakahan pihak asing yang ingin menguasai perdagangan, mereka menyadari bahwa perjuangan tidak harus selalu dengan mengangkat senjata, melainkan melalui ilmu pengetahuan, kepala dingin, dan persatuan. Pada akhirnya, setelah rombongan asing tersebut pergi, kisah dan semangat perjuangan itu terus diwariskan dari generasi ke generasi sebagai pengingat bahwa negeri yang kuat dijaga oleh rakyat yang mau belajar, bersatu, berani, dan mencintai tanah airnya

